Bukan rahasia, jika biaya politik di Indonesia itu mahal. Oleh karenanya, hanya segelintir orang saja yang bisa dan berani ikut dalam kontestasi. Persoalan biaya politik mahal, juga dibahas oleh politisi senior PDI Perjuangan, Trimedya Panjaitan dalam perbincangannya dengan Budiman Tanuredjo. Di pileg 2024 lalu, Trimed mengeluarkan uang lebih dari 15 miliar rupiah dan itupun kalah.
Soal biaya mahal, bukan cuma jadi buah pikir para politisi. Pengusaha sekaligus pengacara, Syarif Bastaman. Ia bilang, bahkan 30 miliar rupiah tak cukup mengantarkan orang jadi anggota DPR.
Inilah yang kemudian menjadikan DPR tidak berfungsi. Mereka menyebut dirinya mitra pemerintah, padahal harusnya, DPR lah yg mengawasi dan mengkritisi semua kebijakan pemerintah yang dianggap melenceng dari tujuannya untuk publik.
Simak perbincangannya di #BacktoBDMโ kali ini.

Leave a Reply