Todung Mulya Lubis di Back to BDM Eps. 68

Presiden Prabowo Subianto berkali-kali menyatakan ada antek asing yang tak menginginkan Indonesia maju. Ia bahkan mengatakan, demonstrasi besar di Jakarta dan banyak daerah lain sepekan terakhir Agustus 2025 bermotif makar dan bermuatan terorisme.

Sebelumnya, polisi mengatakan telah menetapkan enam tersangka dalam kasus dugaan penghasutan anak di bawah umur untuk melakukan aksi anarkis di Jakarta lewat media sosial. Salah satunya adalah Direktur Lokataru Foundation, Delpedro Marhaen.

Aktivis Ham, Todung Mulya Lubis berkomentar. Menurutnya, tuduhan kerusuhan, makar dan ada asing di balik demo adalah pola lama yang digunakan orde baru. Todung Mulya Lubis juga meyakini, kecintaan rakyat kepada Indonesia tidak akan melakukan tindakan-tindakan anarkis. Ia menambahkan, jika kondisi ekonomi masyarakat terpenuhi, aparat penegak hukum tidak dipergunakan sebagai alat kekuasaan, kondisi Indonesia akan jauh lebih baik. Lalu apa pendapatnya mengenai Tim Gabungan Pencari Fakta atas meninggalnya 10 orang akibat kericuhan di sejumlah daerah?

Simak pembahasannya dalam #BacktoBDMโ€‹ kali ini


Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *