Melki Laka Lena di Back to BDM Eps. 6

Dalam episode BacktoBDM kali ini Budiman Tanuredjo berbincang bersama Melkiades Laka Lena, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI. Sejumlah hal dibahas, di antaranya tentang ongkos politik yang mahal. Mahalnya ongkos politik ini berdampak signifikan pada kualitas demokrasi. Hanya mereka yang memiliki sumber daya finansial besar yang dapat berkontestasi, sementara calon-calon berkualitas namun dengan keterbatasan dana terpinggirkan. Akibatnya, proses seleksi pemimpin daerah dan calon wakil rakyat menjadi tidak optimal, dan rakyat sering kali kehilangan kesempatan untuk memilih calon terbaik. Melki menyayangkan ada praktik politik uang jadi andalan untuk meraup suara dan memenangi pemilihan. Hal ini berimplikasi pada rusaknya integritas proses demokrasi. Konsekuensi logis dari politik uang adalah menciptakan siklus korupsi dan mengaburkan garis antara pelayanan publik dan kepentingan pribadi. Mengantongi rekomendasi Ketua Umum Partai Golkar (Airlangga Hartarto) dan sejumlah elit partai, Melki menatap Pilgub NTT dengan penuh keyakinan. Beberapa kebijakan terkait kesehatan, pendidikan, serta pembenahan sistem birokrasi yang optimal akan dimasukkan dalam program kampanye Bagaimana strateginya agar bisa lolos terpilih memimpin NTT? Akahkah Melki Laka Lena bisa unggul meraup banyak suara seperti dalam Pileg 2024 yg membuatnya kembali duduk ke Senayan? Simak selengkapnya dalam BacktoBDM episode Mahalnya Politik Indonesia


Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *